Blogger Abal. Diberdayakan oleh Blogger.
Jumat, 08 Agustus 2014

Jiwaku Sendiri













Langit sore berseri
Menampakkan wajah asli nya
Dentum  angin perlahan-lahan
Mengibaskan getaran tiupannya
Menelusuk ke sanubari jiwa

Bisa kurasakan itu..
Hening bening dan kalbu menjadi satu
Seakan ingin terbang bebas di udara 
Mengorek seluruh kesadaran damaiku

Alam berbicara..
Pesan nya selalu ingin tersampaikan
Menyadarkan mereka yang mati
Membisikkan kehidupan pada yang lelah

Tetapi apakah mereka menyadari itu?
Ataukah memang sajak syairku saja yang tau?

Entah..tetapi aku merasakannya
Menikmati senyuman-senyuman  indah rimba bumi
Melawan arus-arus sungai globalisasi
Melupakan zaman-zaman intimidasi
Lepas dengan duniaku sendiri
Selengkapnya →

Cahaya Hujan













Awan menjadi gelap
Tanda langit meneteskan luka
Semburat cahaya masih ada
Di antara gelap-gelap yang menyelimuti nya

Sarang itu adalah tempat bermukim
Kicauan-kicauan yang tadi nya indah

Ku tahu luka itu tak lekas binasa
Tetapi makin menjalar di setiap sudutnya
Membasahi apa yang di tempanya
Meresap hingga ke dalam akarnya
Sampai pada ujung-ujung serabutnya

Putih kian menyilaukan mata
Dinginnya getaran tetap berayun di udara
Tapi tetap menenangkan jiwa

Kukira seberkas cahaya tak lagi ada
Tetapi aku salah…
Sekarang langit tak lagi meneteskan luka
Karena di balik hujan ada cahaya
Selengkapnya →

Semi & Gugur














Ketika melihat daun itu jatuh 
Terhempas oleh angin
Bunga-bunga yang mulai merah
Dan daun-daun yang mulai kering berjatuhan

Semi dan gugur bertentangan

Aku mulai merasa 
Kini tak jauh beda dengan perasaanku 
Yang semakin tak menentu

Semi bagaikan cinta dan gugur bagaikan benci
Sulit untuk memisahkan perasaan ini
Terkadang..
Perasaan cinta ini mendekat dan tiba-tiba menjauh 
Menjauh ketika perasaan benci itu mulai menyapa 

Kamu adalah cintaku 

Dan Kamu adalah benciku 
Jauh dan dekat kamu sama
Tetap dalam fikiranku 
Tetapi aku menyadari 
Bayangmu pun sulit kusentuh
Apalagi ragamu ..
Selengkapnya →

Air Mata


Setiap butir air mata yg terjatuh sangat berharga
Menyimpan sebuah cerita yg tak tersampaikan 
Air mata adalah bentuk ekspresi 
Senang, sedih,bahagia, dan sakit hati
 

Air mata ku untuk mu adalah bentuk rasa perih hati ku
Rasa yang tak tersampaikan kepada mu


Sikap ku yang tak bisa kau cerna 
Menghasilkan air yg begitu berharga untuk terteteskan 

Namun apalah artinya air mata ini

Jika kau tak bisa memahami nya, tak bisa menafsirkannya
Sia-sia…..
Anggaplah aku orang biasa..
Hanya seorang teman 
Yang tak seberapa berpengaruh dalam hidupmu 
Jika pun begitu akan ku terima

Dengan hati yg lapang, meskipun hati itu di penuhi luka

Luka itu samar,,,tak akan terlihat karna kau buta…tak bisa melihatnya
Akan ku tutupi 
Agar kau tak pernah tau…
Dan aku tak pernah malu atas luka ini 
Begitu perih 
kapan kah ini sembuh?
Selengkapnya →

Mencari Makna



Tak hanya manusia
Anginpun juga bisa bicara..

Tumbuhan bisa mendengar
Hanya air saja yg diam..
Mereka seperti bernyawa
Menjadi saksi bisu
Diantara derita cinta
Yang kian hari makin menyiksa
 



Kalbuku...tak bernyawa
Mati...karena cinta
 

Cinta yg semu
Cinta yg fana
Cinta yg tak ada artinya
Cinta yg hanya imajinatifku
Cinta khayalan..

Bimbang dg diri sendiri
Bimbang mencari jati diri
Bimbang dg pengertian tentang cinta

Hanya fokus menjalani hari-hari
Dan terus mencari makna kehidupan..
Kehidupan yg sebenarnya..
Nyata bukan imajinatif.
Selengkapnya →